Kamis, 18 Juni 2009

INCO Minta Perpanjangan Waktu Studi Tambang Pomalaa

Jum'at, 8 Mei 2009 - 17:05 wib
(Sumber: tulisan: Andina Meryani - Okezone)

JAKARTA - PT Internasional Nickel Indonesia Tbk (INCO) mengungkapkan telah mengirim surat ke pemerintah pada 30 April lalu untuk perpanjangan waktu feasibility study pertambangan di Pomalaa, Sulawesi Tenggara.

"Kita sudah kirimkan surat kepada Dirjen Minerba untuk meminta waktu kembali. Kita minta dua tahun, mudah-mudahan bisa untuk pelajari teknologi apa yang cocok. Dan mungkin saat itu, kondisi perekonomian sudah membaik," ujar Dirut INCO Arif Siregar dalam Public Expose, di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (8/5/2009).

Sebelumnya, feasibility study telah dilakukan oleh konsultan independen yang memberikan penilaian proyek tersebut tidak memenuhi keekonomiannya jika harus dilakukan saat ini. Hal ini diakibatkan karena kondisi perekonomian yang memang tidak mendukung

Selain itu, investasi yang perlu dilakukan untuk proyek ini adalah sangat besar, yakni USD1,8 miliar. "Investasi untuk proyek inikan besar, jadi kami harus hati-hati," imbuhnya.

Saat ini, pihaknya terus melakukan penelitian untuk mengukur keakuratan yang pas untuk menjalankan proyek tersebut, yakni untuk menggambarkan kondisi Pomalaa tersebut. "Untuk itulah kita meminta waktu kepada pemerintah untuk penelitian tersebut," pungkasnya. (rhs)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar